Monday, 29 August 2016

Mbah Gotho Sragen Di Klaim Manusia Tertua Di Dunia, 145 Tahun Wow!!!


Mbah Gotho, seorang kakek asal Sragen, Indonesia menjadi sorotan media asing hari ini.

Mbah Gotho diklaim sebagai manusia tertua di dunia karena usianya kini mencapai 145 tahun. Berdasarkan keterangan dalam Kartu Tanda Penduduknya, Mbah Gotho lahir pada 31 Desember 1870.

Dilaporkan Daily Mail, pemegang rekor tertua dunia saat ini dipegang oleh Jeanne Calment asal Prancis. Namun, Calment menutup usianya di usia 122 tahun pada tahun 1997.

Jika benar Mbah Gotho berusia 145 tahun, maka ia berhak mendapatakan muri manusia tertua di dunia. Namun, hal tersebut hanya bisa jika KTP Mbah Gotho bisa diverifikasi.

Meski usia sudah menapaki 146 tahun, namun daya ingat Mbah Gotho masih cukup kuat. Ia sesekali menjelaskan terkait teka teki tahun kelahirannya yang disangkutpautkan dengan sejarah berdirinya pabrik gula Gondang di Sragen. Berdasarkan runutan sejarah, pabrik gula tersebut berdiri sekitar tahun 1880.

"Saat pabrik gula Gondang dibangun, saya sudah besar dan bisa melihat proses pembangunan pabrik itu," kata Mbah Gotho sambil mengingat-ingat sejarah berdirinya pabrik tersebut.

Lantas, berdasarkan keterangan administrasi kependudukan yang tercatat di KTP serta KK, tahun kelahiran Mbah Gotho adalah tanggal 31 Desember tahun 1870.

Menurut salah satu cucu Mbah Gotho, Suryanto, data otentik terkait surat keterangan lahir maupun lainnya tidak bisa ditelusuri karena data tersebut sudah lapuk atau rusak saat disimpan di Kelurahan.

"Saat pindahan kantor Kelurahan, berkas-berkas katanya banyak yang lapuk. Ketika kami meminta data soal bukti kelahiran maupun bukti lainnya soal Mbah Gotho juga tidak bisa dicari," kata Suryanto saat ditemui VIVA.co.id di kediamannya di Segeran, RT 18 RW 08, Cemeng, Sragen, Jawa Tengah, Minggu, 28 Agustus 2016.

Mbah Gotho, kata dia, selama hidup pernah memiliki empat istri. Namun semua istrinya sudah meninggal dunia. Sedangkan putra putrinya kini tinggal seorang yang masih hidup.

"Dari hasil pernikahan itu telah menurunkan anak, cucu, cicit hingga canggah. Kalau jumlah cicitnya saya lupa karena kan ada beberapa keluarga dari istri Mbah Gotho yang lama yang enggak begitu dekat," kata dia lagi.

Mbah Gotho Sragen Di Klaim Manusia Tertua Di Dunia, 145 Tahun Wow!!!

Saat ini Mbah Gotho tinggal bersama sang cucu. Suryanto mengatakan setiap harinya dia memandikan dan memberi makan orang yang berpotensi menjadi orang tertua di dunia tersebut.

"Kan dari dulu ikut ibu saya. Nah, ibu saya meninggal terus yang ganti merawat Mbah Gotho saya sampai sekarang," ujar dia.

Kondisi Mbah Gotho, dijelaskan Suryanto, sudah berbeda dengan kondisi pada dua tahun lalu. Meski belum pikun namun pendengaran dan penglihatan Mbah Gotho sudah lemah.

"Kalau ngobrol dengan Mbah Gotho harus teriak keras. Sedangkan untuk fisik, dulu itu simbah sering nyabutin rumput dan mencangkul di depan tapi kini sudah tidak. Hanya duduk-duduk dan tiduran sambil mendengarkan radio," kata dia.

Ditemui VIVA.co.id, Mbah Gotho mengatakan harapannya. Dia mengaku sudah bosan hidup.

"Saya itu inginnya hanya satu, mati. Teman-teman seumuran saya sudah mati semua. Apa saya itu keliwatan (terlewat) lupa enggak diambil nyawanya ya," kata Mbah Gotho pasrah.

Menurut sang cucu, Suryanto, keinginan untuk meninggal dunia itu telah terlihat sejak tahun 1992 silam. Mbah Gotho bahkan telah menyiapkan beraneka ragam ubo rampe atau keperluan untuk kematiannya seperti batu nisan, cungkup, tanah makam, terbelo yaitu kayu penutup liang lahat.

"Saya sudah disuruh nyiapkan beli perlengkapan itu sejak tahun 1992. Itu batu nisannya juga sudah ada namanya Sodimedjo. Sedangkan tanggal dan tahun di batu nisan itu masih dikosongkan," kata Suryanto sambil menunjukkan batu nisan berwarna putih yang terletak di depan pintu kamar Mbah Gotho.

Mbah Gotho Sragen Di Klaim Manusia Tertua Di Dunia, 145 Tahun Wow!!!

Dengan usia tersebut, Mbah Gotho bakal bisa dinobatkan sebagai manusia tertua di dunia. Mba Gotho akan menggeser posisi warga Prancis yang sebelumnya menjadi manusia paling uzur di muka bumi.

Mbah Gotho seketika dikenal dunia. Dari media Independent, DailyMail, hingga Russia Today meliputnya. Saat ditanya, Mbah Gotho hanya punya satu keinginan terakhir yaitu agar segera meninggal.

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories