Sunday, 28 August 2016

8 Cerita Mukidi Cocok Buat Kamu Yang Galau Berat


Nama Mukidi sedang jadi perbincangan paling hits. Pasalnya banyak kisah lucu dengan tokoh utama mukidi yang banyak membuat pembacanya jadi tertawa. Padahal, tdak banyak orang yang mengenal betul siapa sosok mukidi.

Cerita 1: Mukidi Berebut Anak
Mukidi dan Ponikem yg baru saja bercerai sedang memperebutkan hak kepemilikan anaknya. Di ruang sidang pengadilan ponikem dgn pede nya berkata :
“Anak keluar dr perut saya, ya sdh pasti milikku”

Mukidi marah2 dan menyanggah:“Kok lucu asal ngomong aja ,emang kalo uang keluar dari atm trus uangnya milik atm?,Jelas sudah pasti uangnya punya yg masukin kartu atm dong”

Jaksa pun terbengong bengong sambil manggut manggut dan semua yang hadir di ruang sidang pun tertawa dan memberi aplaus pada mukidi….

Mukidi kok dilawan!!!???

Cerita 2: Memilih Istri yang baik
Jangan pilih istri yang pintar cari uang.

Dalam sebuah seminar sang penceramah menghimbau… “Jangan pilih istri yang pintar cari uang…”.

Hal ini membuat riuh hadirin.

Ada seorang hadirin yang protes : “Pak kalo istri kita pintar cari uang kan bisa bantu suaminya…” tanya dia.

“Begini penjelasannya, kalo istri kita pintar cari uang, dimanapun uang kita sembunyikan di laci, di peci, di mobil atau di tabungan, pasti dia temukan.”

Cerita 3: Mukidi dan Gajah
Mukidi memang sangat dikenal oleh para guru di sekolah itu. Anaknya sih tidak terlalu bandel-bandel amat. Namun dia sangat populer sebagai anak yang nyebelin banget.

Siang itu Mukidi duduk di paling depan saat pelajaran Bahasa Indonesia. Ini adalah mata pelajaran yang paling disukai oleh Mukidi. Nah pada kesempatan itu, Guru Mukidi berkeinginan untuk membuat teba-tebakan nama hewan. Berikut dialognya

Guru: “Anak-anak, apa nama binatang yang dimulai dengan huruf G ?”.

Mukidi berdiri dan menjawab : “Gajah, bu guru !”

Guru: “Bagus, pertanyaan berikutnya. Apa nama binatang yang dimulai dengan huruf ‘D’ ?”

Semua murid diam, tapi Mukidi kembali berdiri :”Dua gajah, Bu Guru…”

….gerrr sak kelas
Guru :”Mukidi, kamu berdiri di pojok sana !

Ayo anak-anak kita lanjutkan. Pertanyaan berikut, binatang apa yang dimulai dengan huruf “M”?

Semua murid diam.Tapi lagi-lagi Mukidi menjawab dengan tenang “Mungkin Gajah…”

Guru:”Mukidi, kamu keluar dan berdiri di depan pintu!” Mukidi keluar dengan suuedihhh.

Guru melanjutkan.

Guru :”Pertanyaan terakhir. Anak-anak, binatang apa yang dimulai dengan huruf “J”?

semua diam.

Tak lama sayup-sayup terdengar suara Mukidi dari luar kelas
Mukidi : “Jangan-jangan Gajah”

Saking kesalnya, Bu Guru menyuruh Mukidi pulang….

Guru : “Sekarang anak-anak, binatang apa yang diawali dengan huruf P ?”

Sekali lagi semua murid terdiam.

Tiba-tiba HP bu Guru berdering.
Guru: “Ya hallo…”

HP : ‘Maaf bu, saya Mukidi. Jawabannya: Pasti Gajah”

Cerita 4: Setelh Mukidi sukses dan punya anak
Suatu malam, mbah Mukidi yang sudah berusia 85 thn telpon ke dokter pribadinya.

Mbah Mukidi:”Dokter,ada yang aneh dengan toilet saya. Setiap malam waktu saya mau kencing, lampunya langsung nyala sendiri begitu saya buka pintunya.”

Sang dokter menjawab, “Mbah, embah istirahat saja deh, nanti saya perbaiki.” Kata si dokter, mencoba menenangkan mbah Mukidi.

Karena merasa ada yang aneh, kemudian si dokter menelpon keluarga si Embah, dan yang ngangkat putri bungsunya, Sheilla namanya.
Dokter: “Halloo dik Sheilla, tadi mbahmu memberitahu bahwa lampu toiletnya langsung menyala saat pintunya dibuka, apa memang kamar mandi di pasang lampu otomatis ?”

Mendengar hal ini, Sheilla langsung berteriak,

Sheilla: “Mamah… Kakak … mbok Ijah … Papah kencing di kulkas lagi tuhhh…”

Dokter: “Waduhhhh…”

Cerita 5: Ternyata Mukidi terlalu sayang sama istrinya
Suatu hari istri Mukidi akan melahirkan anak pertama mereka.Mukidi pun buru-buru ke rumah sakit dan disuruh masuk untuk menyaksikan proses persalinan
Setelah persalinan selesai Mukidiipun mengecup kening istrinya sambil berkata:

Mukidi: Alhamdulillah… anak kita perempuan, makasih yaa, sayaank…

Istri: Iyaa, kang

Mukidi: Sakit yaa, sayank…?

Istri: Iyaa kang…sakiit banget!

Mukidi: Yaaank… aku sayaaang banget sama kamu… aku ga tega

Istri: Iyaa kang…!

Mukidi: Nanti kalau untuk anak kedua titip sama yang lain aja yaaa… jangan dari kamu lagi, aku ga tega, yaank.

Istri: …??????????…

Cerita 6: Mukidi lagi Mukidi lagi
Ternyata Markonah, istri Mukidi, masih perawan. Dia pergi ke dokter kandungan utk periksa. Waktu dokter mau periksa bagian dalam, terjadi percakapan:

Markonah: “Hati-hati periksanya ya Dok, saya masih perawan lho…”

Dokter: “Lho… katanya ibu sudah kawin-cerai 3x, mana bisa masih perawan…?? ”

Markonah: “Gini lho Dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten……!!”

Dokter: “Oh begitu… tapi suami ibu yang kedua tidak impoten kan….?”

Markonah: “Betul Dok, cuma dia Gay, jadi saya tidak pernah di-apa2in sama dia…”

Dokter: “Lalu suami ibu yang ketiga si Mukidi tidak impoten dan bukan gay kan….?”

Markonah: “Betul Dok, tapi ternyata dia itu orang partai…”

Dokter: “Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu…??”

Markonah: “Dia? cuma janji-janji saja Dok, tidak pernah ada realisasinya….. Jadi cuma dicontreng aja, gak dicoblos……!!!

Cerita 7: Mukidi nonton bioskop
Jam 8 pagi di kantor bioskop.Kriiiiing! telpon di meja kantor bioskop XXl berbunyi.

Mukidi : “Halloow mas…. saya mau nanya, bioskop buka jam berapa…. ?”

Penjaga : “Jam satu mas.

Mukidi : “Bisa buka jam sembilan tidak mas?”

Penjaga : “Gak bisa. Biasa jam satu bukanya.”

Jam 11, telepon bunyi lagi.

Mukidi : “Hallow….. Jam brp bukanya bioskop?”

Penjaga : “Kamu yg telpon td ya mas? Kan sdh dikasih tau.. bukanya jam 1”

Mukidi : “Jam 12 tdk bisa, mas?”

Penjaga : “Tdk bisa! Emang bioskopnya mbahmu apa!”

Mukidi : “Nawar sedikit saja mas. Gak apa2 sudah, setengah satu saja ya?”

Penjaga : [dongkol] “Sebenarnya kamu mau nonton film apa tho, kok telepon terus-terusan?”

Mukidi : [sambil menangis] “Saya ini sebenarnya di dalam bioskop mas. Tadi malam pas nonton pilem ketiduran. Tolong, mas, bukakan pintunya. Saya pingin pulang.”

Cerita 8: Kata mukidi soal selingkuh
Istri : “mas mukidi, kamu jahhhaat”

Mukidi :”kenapa dek???”

Istri : ” mas mukidi selingkuh!!!”

Mukidi : “siapa yg bilaannggg!!!”

Istri : ” ada tetangga yg liat kemarin mas mukidi mboncengi perempuan”

Mukidi :” owh…itu pacar gelapku”

Istri : “owh..jadi bukan selingkuh tooh”

Mukidi :” bukaan…”

Istri :”yowes.. maafkan aku ya mas, udah berprasangka mas selingkuh”

(Pojoksatu)