Saturday, 17 January 2015

Mahasiswi Putri Duyung Berpenghasilan Rp 5 Juta Per Hari

Orang-orang berpikir bahwa putri duyung adalah makhluk laut yang jadi mitos. Tapi bagi Ms Cara Nicole Neo yang menjadi `putri duyung` tidak seglamor seperti yang diceritakan meski dari profesi ini ia mendapat penghasilan yang lumayan.

Sejak Juli 2013, dia telah berubah menjadi Mermaid Syrena untuk acara anak-anak dan perusahaan.

Kakinya melepuh ketika ia berenang sebagai putri duyung yang ekornya terbuat dari silikon untuk waktu yang lama. Matanya menjadi lebih sensitif terhadap cahaya terang setelah kontak terlalu lama dengan air kolam yang diklorinasi.

Tapi mahasiswi National University of Singapore, 23 tahun, jurusan Sastra Inggris, mengambil semuanya dengan tenangnya.

"Aku tersenyum dan terus melanjutkan, dan kadang-kadang saya memiliki begitu banyak hal menyenangkan sehingga saya lupa ketidaknyamanan yang saya alami. Ini semua layak diteima ketika saya melihat senyum klien saya ."

Ketika Ms Neo masih muda, dia terpikat oleh mitos putri duyung dari orangtua dan kakek-nenek yang membaca cerita untuknya. Jadi itu adalah mimpi masa kecilnya.

"Putri duyung melambangkan kasih karunia, keindahan, keanggunan dan saya menemukan kombinasi kekuatan yang menginspirasi.."

Ms Neo akhirnya memenuhi mimpi itu setelah membeli ekor kain yang lihat secara online di Juli 2013.

Tapi dia tidak puas dengan hanya ekor kain.

Pada Oktober 2013, ia merancang dan dikirim bahan silikon 15kg yang dibuat-untuk ekor dari Amerika Serikat, yang biaya sekitar $ 5.000 (Rp 50 juta).

"Ini terlihat lebih realistis, dan daya dorong yang saya dapatkan menakjubkan, saya merasa seperti super hero di bawah air."(asione)