Monday, 24 November 2014

Penderita Kanker Ini Sumbangkan Matanya untuk Gadis Muda yang Buta

Penderita Kanker Ini Sumbangkan Matanya untuk Gadis Muda yang Buta
Penderita Kanker Ini Sumbangkan Matanya untuk Gadis Muda yang Buta - Umurnya tak lama lagi. Namun remaja ini masih punya deretan keinginan yang belum diwujudkan. Ada banyak hal yang diinginkan Jordan sebelum benar-benar menghembuskan nafas terakhirnya. Termasuk keinginan yang membuat orangtuanya terkejut, yakni mendonorkan kornea matanya.

"Kami hanya ingin membantu dia mewujudkan keinginannya,” kata ayahnya, Lim Meng Kwang. Bulan lalu putranya itu didiagnosa menderita osteosarcoma, kanker tulang, di kaki kirinya. Anak bungsunya itu Jordan, sebenarnya sudah diketahui mengidap kanker sejak 5 tahun lalu. Kala itu umurnya masih sekitar 12an tahun dan tidak tahu apapun mengenai penyakitnya.

“Kondisinya sudah sangat buruk. Hanya sebulan waktu yang tersisa setelah dia divonis seperti itu,” jelasnya.

Dilansir dari The New Paper Singapura, Jordan juga telah menjalani berbagai kemoterapi selama bertahun-tahun. Keluarganya yakin ia pasti bisa mengalahkan penyakitnya itu. Jordan memang tak menyerah dan terus melanjutkan hidupnya. Ia kerap membantu sesame dan melakukan pelayanan. Termasuk hobi kesukaannya, fotografi dan memasak. Sampai akhirnya di Desember tahun lalu, penyakitnya kembali. Kali ini lebih ganas.

Ibunya, Seah Hui Kheng, mengaku kondisi Jordan belakangan sering drop. Dan di Februari lalu, ia diberitahu dokter bahwa umur anaknya sudah tak lama lagi.

“Aku tak sanggup melihatnya. Ia (Jordan) bahkan lebih kuat dan lebih siap menghadapi kematian daripada kami. Ia selalu bilang kalau ia harus pergi dan kami harus merelakannya. Aku bilang aku tidak bisa,” kata ibunya, berurai air mata.

Di perbincangan mereka terakhir kalinya itulah Jordan mengungkapkan keinginan terakhirnya. Ia ingin menyumbangkan kornea matanya kepada orang yang membutuhkan. Dan orangtuanya mengabulkannya. Operasi pencabutan kornea dilakukan di hari yang sama Jordan meninggal. Kedua kornea matanya disumbangkan kepada dua orang yang mengalami kebutaan. Termasuk salahsatu gadis muda yang usianya masih belasan tahun.