Tuesday, 4 November 2014

Harga Emas Turun Drastis Di Awal November

Harga Emas Turun Drastis Di Awal November
Hingga siang ini, harga emas melemah sebesar US$3,1 poin per troy ons seiring positifnya data manufaktur AS. Bagaimana arah harga logam mulia ini berikutnya?

Berdasarkan data yang dilansir cnbc.com, pada perdagangan Selasa (4/11/2014) hingga pukul 13.17 WIB, harga emas internasional ditransaksikan melemah 3,10 poin (0,26%) ke angka US$1.166,7 per troy ons.

Ariston Tjendra, kepala riset PT Monex Investindo Futures mengatakan, tidak banyak perubahan pada pergerakan harga emas hingga siang ini. “Harga emas masih berada dalam tekanan,” katanya kepada INILAHCOM di Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Data ISM Manufaktur AS yang lebih bagus dari prediksi semalam, 59 dibandingkan prediksi 56,5, masih memberikan tekanan turun pada harga emas. “Harga kini bergerak di kisaran US$1.166 per troy ons, masih di dalam kisaran pergerakan harga kemarin,” ujarnya.

Tekanan turun masih menghinggapi harga emas. Sementara tekanan turun masih memungkinkan kembali menguji level rendah US$1.160. “Penembusan ke bawah US$1.160, membuka potensi pelemahan ke area support penting selanjutnya di US$1.155. Di bawah US$1.155, harga berpeluang ke area US$1.145,” papar dia.

Potensi penguatan terbatas, lanjut Ariston, mungkin ke area US$1.175. “Penguatan di atas US$1.175 baru membuka peluang penguatan ke kisaran US$1.180 hingga US$1.182 per troy ons,” tuturnya.

Hari ini, lanjut dia, data yang bisa menjadi market mover adalah data Neraca Perdagangan dan Order Pabrik AS. Data Perubahan Jumlah Pengangguran Spanyol mungkin juga bisa mempengaruhi harga emas.

“Penguatan atau pelemahan dolar AS karena data ekonomi akan berpengaruh pada pergerakan harga emas,” imbuhnya.