Tuesday, 4 November 2014

Babushka : Tren Hijab Ala Rusia

Babushka : Tren Hijab Ala Rusia - Fashion muslim di Indonesia kian berkembang dari tahun ke tahun. Perkembangan tren busana muslim lima tahun belakangan ini terus berubah-ubah mulai dari heboh hingga kini tampak lebih simpel. Perubahan gaya hijab yang simpel sepertinya sudah terlihat sejak dua tahun belakangan ini.
Para hijabers mengubah gayanya lebih sederhana tapi tidak monoton dengan tambahan elemen-elemen ke dalam busananya. Begitu pula dengan gaya jilbabnya yang terlihat lebih simpel dan tak bertumpuk-tumpuk.

Seperti yang dipaparkan oleh desainer muda Dian Pelangi, yang mengatakan bahwa tahun ini trennya kembali simpel tapi modis. Wanita modern lebih senang dengan gaya hijab yang tidak merepotkan serta mudah diaplikasikan.

"Gaya hijab sendiri mungkin lebih ke satu atau dua step saja ya," tutur Dian beberapa waktu lalu di Pacific Place, SCBD, Jakarta Pusat.
Tak hanya paparan dari Dian, desainer busana muslim muda lainnya, Ria Miranda juga menuturkan hal serupa. Kini tampilan hijabers sudah minimalis dan tidak terlalu banyak kreasi dalam satu tampilan.

Gaya Turki yang simpel menjadi salah satu andalan para hijabers di 2014. Rupanya tak hanya Turki, model jilbab babushka atau tampilan wanita Rusia juga menjadi favorit.

Babushka berasal dari kata Rusia yang artinya wanita tertua. Di tahun 1970-an, wanita Rusia yang sudah lanjut usia umumnya menggunakan scarf segiempat untuk menutupi kepalanya. Sejak saat itu, jilbab sederhana seperti wanita Rusia disebut babushka.

Pengaplikasian hijab babushka hanya menggunakan satu hingga dua langkah sederhana membuat penampilan terlihat simpel, minimalis, dan elegan. Cocok untuk tampilan yang profesional. Kini gaya tersebut menjadi tren di kalangan hijabers dua tahun belakangan ini terutama setelah beberapa desainer busana muslim menyelipkan gaya hijab babushka dalam koleksi terbarunya.

Di 2012 lalu, Dian Pelangi pernah merilis busana muslim yang terinspirasi dari suasana musim dingin di Rusia dalam ajang Jakarta Fashion Week (JFW) 2012. Model jilbab babushka tentu juga ditampilkannya dalam berbagai jenis kerudung. Namun biasanya penerapan gaya jilbab ini hanya menggunakan selembar scarf segiempat bermaterial sutera.

Di 2013, tren jilbab ala wanita Rusia semakin marak diterapkan hijabers Indonesia. Salah satu selebritis yang khas dengan gaya jilbab ini adalah Angel Lelga. Wanita 29 tahun itu mengaku tidak suka mengkreasikan hijabnya, ia konsisten dengan satu gaya seperti hijab ala wanita Rusia.

Fashion stylist dan juga pemenang Hijab Hunt 2012 Shella Alaztha juga mengungkapkan kalau salah satu jenis hijab simpel yang tengah digandrungi adalah ala wanita Rusia. "Seperti jilbab Turki, jilbab segi empat dibuat simpul di bagian bawah dagu," ujar Shella.

Masuk ke awal 2014, gaya jilbab ala Turki dan Rusia semakin digemari. Gaya jilbab kedua negara tersebut hampir sama hanya saja pengikatannya di leher terlihat berbeda. Jilbab babushka biasanya tidak dimasukkan ke dalam kerah atau tak dililitkan ke leher, hanya diikat pita atau menggunakan bros di bagian tengahnya. Berbeda dengan ala wanita Turki yang biasanya memiliki aksen segitiga di bagian atas dan dililitkan pada leher.
Kini banyak online shop yang kemudian menjual scarf pendek segiempat dari material sutera untuk memudahkan Anda menerapkan gaya jilbab babushka. Tak hanya label online, brand busana muslim populer yang sedang naik daun, NurZahra, serta Norma Moi juga menampilkan gaya hijab ala wanita Rusia yang simple dan elegan dalam koleksi busananya di Jakarta Fashion Week 2015. Sepertinya tren jilbab wanita Rusia akan terus booming di tahun depan. Namun perlu diingat bagi yang suka bergaya syar'i, gaya ini tidak menutupi area dada maupun leher secara maksimal.