Tuesday, 28 October 2014

#KisahInspiratif : Fico Maulana Berani Lepas Baju PNS

#KisahInspiratif : Fico Maulana Berani Lepas Baju PNS
Berhasil lulus dari Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) dan menjadi PNS di Kantor Pajak ternyata tidak membuat Fico Maulana (32) bahagia. Bekerja sesuai peraturan dan terikat oleh waktu semakin membuat hatinya bergejolak.

Ia menginginkan sesuatu yang lebih dari (hanya) menjadi seorang pegawai. Sekarang dia punya perusahaan dengan omset Rp 4 miliar.

"Kerja dua tahun (saya) memutuskan untuk resign. Ini lebih ke pilihan hidup," ujar Fico saat diwawancarai Tribun Sumsel, Minggu (26/10) untuk terbitan khusus Sumpah Pemuda, Selasa ini. Tribun mewawancarai sejumlah pemuda yang nekat keluar dari zona nyaman demi mencari jati diri.

Fico Maulana, merupakan pemuda Palembang yang berhasil menjadi pengusaha sukses di bidang digital advertising melalui perusahaannya Briliant Digital.

Perusahaannya merupakan lembaga pertama yang mendapatkan kepercayaan menjadi Google AdWords dan Analytics Training Provider di Indonesia.

Google AdWords merupakan strategi pemasaran periklanan baru yang menggunakan mesin pencarian Google sebagai saranan beriklan, biasa disebut juga sebagai Search Engine Marketing atau pemasaran berbasis mesin pencari.

Fico ditunjuk Google sebagai pengajar untuk memberikan pelatihan kepada orang-orang yang ingin menjadi pengusaha digital.

Saat ditemui Tribun Sumsel, lelaki berumur 30-an tahun ini sangat sederhana. Hanya menggunakan kaus dan celana panjang. Mata dan jari tangannya tampak kompak mengoperasikan laptop yang ada di depannya.

Tidak ada hal yang berbeda dari Fico. Sejak ia masih berseragam sekolah rutinitasnya sama seperti anak-anak lain. Belajar dan bermain. Berangkat dan pulang sekolah pun Fico selalu berjalan kaki mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Kalau di bangku sekolah itu, ya biasa-biasa saja. Standarnya seperti itulah. Saat kuliah baru mendapatkan wawasan lebih luas melalui seminar-seminar," ungkapnya.

Tamat SMA Fico dapat dua pilihan dua perguruan tinggi terkemuka di Indonesia UGM dan STAN. Pilihan orangtua membuatnya mengambil kuliah di STAN. Tujuannya agar bisa langsung bekerja.

"STAN kan ada ikatan dinas. Jadi orangtua lebih menganjurkan untuk ambil di STAN," tambahnya.

Kesuksesan yang didapatnya saat ini tidak dengan hasil instan. Terlanjur berhenti bekerja sebagai PNS pajak membuatnya harus bisa mengembalikan kepercayaan orangtuanya.

"Tidak mudah memutuskan untuk berhenti kerja dari PNS. Cukup sulit meyakinkan orangtua," ungkapnya.