Sunday, 16 March 2014

Pasak Bumi Sebagai Afrodisia (meningkatkan libido)

Di Indonesia, Pasak Bumi atau yang dikenal dengan nama latin Eurycoma longifolia, tumbuhan subur dipedalaman kalimanatan yang juga telah dikenal dan digunakan oleh masyarakat Dayak sebagai tanaman yang memiliki beragam khasiat.

Pasak Bumi atau yang di Negri Jiran Malaysia dikenal dengan Tongkat Ali ini ternyata kandungannya telah banyak diteliti secara ilmiah yang mana menujukan berbagai khasiat yang ada didalamnya.

Pasak Bumi mengandung ekstrak yang disebut dengan ethanolic yang sangat berperan dalam menambah jumlah hormon testosteron pada pria. Tanaman Pasak Bumi juga mengandung strichnin dan bursin yang sangat berkhasiat untuk menambah vitalitas pria karena memiliki sifat afrodisiak.

Pasak bumi adalah tanaman yang tumbuh dengan lambat dengan tinggi kurang lebih 15m . Daunnya panjang-panjang dan mengumpul pada cabang-cabangnya. Tanaman ini banyak ditemukan di daerah Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia khususnya di daerah Sumatra dan Kalimantan. Bagian tanaman yang sering digunakan adalah akarnya.

Tanaman ini banyak mengandung komponen fenolik, tanin, senyawa dengan berat molekul tinggi, polisakarida, glikoprotein dan mukopolisakarida. Dipercayai bahwa komponen yang larut air inilah yang mempunyai aktivitas /khasiat yang berguna bagi pria.

Kandungan pasak bumi

Pasak Bumi merupakan salah satu jenis tumbuhan obat yang tumbuhan di hutan-hutan, termasuk di hutan Indonesia. Di dalamnya terkandung setidaknya empat senyawa yang mengandung banyak khasiat yakni sebagai berikut:

Senyawa canthin yang berfungsi dalam menghambat terjadinya pertumbuhan sel kangker.
Senyawa turunan euryomanone yang berfungsi anti malaria.
Senyawa etanol yang berperan sebagai afrodisiak.
Senyawa quasinoid yang sangat ampuh sebagai antileukemia dan prospektif untuk penderita penyakit HIV.

Khasiatnya Sebagai Afrodisia (meningkatkan libido)

Dari hanya dipakai berdasarkan cara tradisional, akhirnya banyak peneliti mencari tahu khasiat utama tanaman ini dalam meningkatkan libido pria secara ilmiah. Penelitian dilakukan pada tikus jantan untuk mengetahui apa yang dilakukannya terhadap tikus betina. Dari tikus jantan yang telah diberi pasak bumi dua kali sehari selama 10 hari, diketahui bahwa terjadi peningkatan kegiatan seksual dari tikus jantan terhadap betina, dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi tanaman ini. 

Pada penelitian yang lebih dramatikal untuk mengetahui efek afrodisia tanaman ini, digunakan tikus jantan yang dimasukkan dalam kandang bersama tikus betina, hanya diantara kedua jenis tikus tersebut diberi pembatas yang mengandung listrik untuk mencegah tikus jantan melewati area tersebut untuk menuju tikus betina. 

Hasilnya ternyata amat mencengangkan, tikus jantan yang telah diberi pasak bumi mempunyai kemauan yang kuat untuk selalu mencoba melintasi pembatas walaupun berlistrik untuk mencapai tikus betina, sebaliknya pada tikus jantan yang tidak diberi pasak bumi sama sekali tidak ada keinginan/kegiatan untuk melewati pembatas berlistrik. 

Hal lain juga menunjukkan bahwa pasak bumi dapat memperbesar dan menjaga jumlah tikus yang sukses melewati pembatas berlistrik, berejakulasi dan aktivitas seksual lainnya selama 9 – 12 minggu periode penelitian. Hasil ini makin menujukkan kekuatan dan kemampuan Pasak Bumi sebagai afrodisia.

Efek afrodisia ini diduga disebabkan karena kandungan ekstrak yang larut dalam air dapat meningkatkan pembentukan testoteron, yaitu hormon yang amat penting bagi pria.

Dosis yang digunakan

Dipakai akar dari pasak bumi , utamanya yang telah berumur lebih dari 10 tahun, sedang pada tanaman yang lebih muda kebanyakan tidak digunakan. Dosis yang direkomendasikan di Indonesia adalah 20 – 50 gram . Cara membuat ramuannya, cuci bersih akar tanaman ini, kemudian direbus dan didihkan selama 30 menit selama 1 jam untuk melepaskan zat berkhasiatnya. Minumlah sekali sehari. Dalam bentuk serbuk, anda bisa mengkonsumsinya dengan takaran 1 sendok the, dua kali sehari. Harap diingat bahwa efek dari pasak bumi tidak bisa didapat dengan cepat, jadi harus dikonsumsi dengan teratur dalam jangka waktu tertentu untuk menghasilkan efek yang diinginkan. Efek bisa dirasakan paling tidak setelah mengkonsumsi dengan rutin tanpa terputus selama 1 minggu. Pasak bumi ini bukan suatu stimulan, dan hasilnya juga tergantung dari gaya hidup serta kesehatan mental dan fisik .

Keamanan

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa tanaman ini menunjukkan batas keamanan yang luas. Bahkan pada pada tikus coba yang diberikan dosis 12 kali lebih besar yang dipakai pada manusia tidak menunjukkan efek samping. Jadi selama dipakai sesuai dengan aturan, tanaman ini terbilang aman.

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories