Thursday, 13 March 2014

Manfaat Pohon Saga Untuk Obat Amandel dan Sariawan

Saga pohon (Adenanthera pavonina) adalah pohon yang buahnya menyerupai petai (tipe polong) dengan bijinya kecil berwarna merah. Tumbuhan ini berasal dari Asia Selatan namun sekarang telah tersebar pantropis.


Saga pohon umum dipakai sebagai pohon peneduh di jalan-jalan besar. Tumbuhan ini juga mudah ditemui di pantai. Daunnya menyirip ganda, seperti kebanyakan anggota suku polong-polongan lainnya.

Dahulu biji saga dipakai sebagai penimbang emas karena beratnya yang selalu konstan. Daunnya dapat dimakan dan mengandung alkaloid yang berkhasiat bagi penyembuhan reumatik. Bijinya mengandung asam lemak sehingga dapat menjadi sumber energi alternatif (biodiesel). Kayunya keras sehingga banyak dipakai sebagai bahan bangunan serta mebel.

Ungkapan "matanya merah seperti biji saga" dikatakan kepada orang yang sangat marah sehingga matanya sangat merah.

Nama Lokal Tanaman Saga

Saga (Indonesia), Saga telik/manis (Jawa), Thaga (Aceh), Saga areuy, saga leutik (Sunda), Walipopo (Gorontalo), Piling-piling (Bali), Seugeu (Gayo), Ailalu pacar (Ambon), Saga buncik, Saga ketek (Minangkabau), Kaca (Bugis)

Kandungan dan Komposisi Saga

Daun maupun akar tumbuhan Abrus Pracatorius antara lain mengandung protein, vitamin A, B1, B6, C, kalsium oksalat, glisirizin, flisirizinat, polygalacturomic acid dan pentosan.

Khasiat dan Manfaat Tanaman Saga

1. Amandel
Bahan: akar Saga secukupnya, 1 potong kayu manis dan gula batu
secukupnya.
Cara meramu: semua bahan tersebut direbus dengan 5 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal setengahnya.
Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1 gelas dan
pagi, sore.

2. Radang Mata
Bahan: 1 genggam daun Saga
Cara meramu: daun Saga digiling halus, kemudian direbus dengan
2 gelas air untuk diambil uapnya.
Cara menggunakan: uap air daun saga tersebut dipakai untuk obat
tetes mata.

3. Sariawan
Bahan: daun Saga secukupnya;
Cara meramu: daun saga yang masih baru dipetik dijemur beberapa
menit agar agak layu.
Cara menggunakan: dikunyah-kunyah sampai halus sambil untuk kumur.

Sumber: Kitab Tanaman Obat Nusantara

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories