Friday, 28 February 2014

Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Bontang

Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang, terus melakukan pembenahan sistem pendidikan berbasis teknologi informasi. Terhitung, mulai tahun ajaran 2014/2015, Disdik akan meluncurkan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di semua sekolah negeri, mulai dari tingkat SD hingga SMA/sedejarat.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang, Drs Dasuki, mengatakan pembahasan mengenai sistem PPDB online sudah dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah stakeholder dunia pendidikan di Bontang.
Diantaranya, Dewan Pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Asosiasi Sekolah Swasta (Asta) Bontang. "Prinsipnya, semua stake holder/ pemangku kepentingan pendidikan di Bontang mendukung penerapan sistem PPDB secara online, makanya kami optimis tahun ini sistem PPDB online bisa diterapkan," ujar Dasuki, Selasa (25/2).

Menurut Dasuki, penerapan sistem PPDB bertujuan untuk mendorong transpransi dalam penerimaan murid baru yang hampir tiap tahun menuai protes. Pasalnya, dengan sistem online semua peserta didik bisa mengakses sekolah atau jurusan yang diminati serta memonitor langsung kualifikasi peserta di laman internet. Selain itu, sistem ini juga dinilai lebih simple dan murah dan karena setiap pelamar tidak perlu lagi datang ke sekolah yang dituju untuk memasukkan berkas pendaftaran. "Yang jelas sistem PPDB online akan menciptakan transparansi dalam penerimaan murid baru," katanya.

Guna memuluskan program PPDB online, Dasuki mengaku sudah membentuk tim yang beranggotakan perwakilan dari Dewan Pendidikan, MKKS, PGRI dan Asta. Tugas pertama tim ini adalah melakukan kajian dengan terlebih dahulu belajar ke daerah/ kota yang sudah menerapkan PPDB, seperti Semarang dan Yogyakarta. Nantinya, hasil dari kunjungan tersebut akan dijadikan bahan masukan untuk menyusun regulasi termasuk petunjuk teknis pelaksanaan PPDB online di semua Sekolah Negeri. "Tim sudah kita bentuk, dalam waktu dekat akan disusun regulasi yang bisa menjadi panduan teknis bagi semua sekolah menjalankan sistem PPDB online," ungkapnya.

Selanjutnya, Disdik kata Dasuki juga akan gencar melakukan sosialisasi ke sekolah dengan melibatkan orangtua siswa mengenai rencana pemberlakukan pendaftaran siswa online. Sosialisasi ini mutlak dilakukan agar nantinya tercipta persepsi yang sama antara pihak sekolah sebagai pelaksana PPDB online dengan warga atau orangtua/ murid yang akan mendaftar di sekolah negeri. "Harapan kami, semua pihak yang berkepentingan dengan penerapan sistem PPDB online ini bisa paham dengan mekanisme pendaftaran online. Termasuk manfaatnya bagi kemajuan pendidikan di Bontang," tandas Dasuki

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories