Monday, 20 January 2014

Manfaat Sinar Matahari

Manfaat Sinar Matahari - KETIKA menjelang sore, biasanya semangat para pegawai kantoran akan mulai memudar setelah setengah hari bekerja. Tapi tidak perlu bergantung pada kopi atau teh lagi untuk tetap menjaga semangat kerja, karena paparan sinar matahari saja sudah cukup mengembalikan energi yang terpakai setelah setengah hari bekerja.

Hal ini diketahui dari sebuah studi baru di Belanda setelah peneliti meminta sejumlah partisipan untuk mengenakan sebuah alat bernama Daysimeter. Alat ini diikatkan di kepala partisipan ketika bekerja untuk mengukur tingkat paparan sinar surya yang mereka serap.

Ternyata, makin banyak sinar matahari yang diserap maka partisipan merasa lebih energik dan waspada dibanding yang tidak menyerap banyak sinar matahari. "Sel-sel dalam retina mata merespons adanya cahaya yang terang dengan mengirimkan sinyal ke pusat pengendali kewaspadaan yang ada di otak," kata peneliti Yvonne de Kort, Ph.D seperti dilansir laman Men's Health, Minggu (19/1).

Menurutnya, paparan sinar matahari tidak hanya akan membuat seseorang merasa segar kembali tapi juga membantu mengatur ritme dalam tubuh. Dengan demikian, tubuh yang terpapar sinar matahari bisa menyimpan lebih banyak energi sepanjang siang dan membuat tidur lebih nyenyak di malam hari.

Hanya saja de Kort memperingatkan bahwa cahaya alamilah yang dapat memberikan lebih banyak energi adalah ketika seseorang merasa lemah dan lesu. "Jadi jika anda sebentar lagi harus menghadiri meeting penting atau merasa malas di kantor, bukalah jendela dan berdirilah di dekatnya atau keluar gedung sedikitnya 15 menit agar energi anda kembali," katanya.

Lalu bagaimana dengan orang-orang yang tidak sempat keluar sejenak untuk memperoleh asupan cahaya alami? Seorang pakar bernama Namni Goel, Ph.D., dari Division of Sleep and Chronobiology, University of Pennsylvania menyarankan penggunaan kotak lampu (light box) yang dapat diletakkan di meja kerja.

Alat ini berfungsi menghasilkan cahaya seperti halnya yang ada di luar ruangan sehingga dapat mengembalikan energi seseorang dan membantu mengatur ritme di dalam tubuhnya, hampir sama dengan yang dilakukan cahaya alami.

"Pastikan saja anda mematikannya setelah menggunakan lampu itu untuk menirukan proses tenggelamnya matahari di luar ruangan. Jika tidak cahaya itu akan memberikan rangsangan berlebihan pada otak dan mengacaukan jam biologis anda," pungkas Goel.

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories