Wednesday, 29 January 2014

Logo Keren Bikin UKM Makin Ciamik

Logo Keren Bikin UKM Makin Ciamik - Banyaknya pelaku usaha kecil menengah (UKM) mulai sadar akan pentingnya logo. Mereka rela pun rela merogoh kocek untuk mendapat logo yang unik dan orisinal. Hal ini membuat pelaku jasa desain logo kebanjiran rezeki. Minimnya biaya produksi, membuat margin keuntungan yang bisa didulang sangat besar.

pelaku usaha yang kebanjiran order mendesain logo adalah Rinurhadi, 26. Rinu yang membangun bisnisnya dari 2010, memilih jaluronline untuk mempromosikan jasa yang ditawarkannya.

Hal ini dilakukan Rinu bukan tanpa alasan. Menurutnya, perkembangan pasar desain di dunia maya sangat pesat. Banyak sekali pelaku usaha yang menawarkan jasa desain online. “Membuka situs desain online lebih mudah ketimbang membuka studio offline. Selain bisa menekan biaya produksi, kita juga bisa meraih pasar yang lebih luas,” ujar lulusan Univeristas Surakarta ini.

Rinu memilih desain logo bukan sekadar ingin garap peluang, tetapi juga faktor kepuasan. Meskipun pengerjaan di awal cukup rumit, ada kepuasan tersendiri kala menghasilkan logo baru. Apalagi jika logo tersebut dipakai dan membuat perusahaan makin terlihat profesional dan maju.

Lebih lanjut, ada beberapa faktor penting yang harus diperhitungkan sebelum mendesain logo, misalnya riset tentang latar belakang perusahaan dan menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang keinginan konsumen. “Target membuat logo tak hanya bagus di tampilan visual, tetapi harus ada arti di setiap detailnya,” katanya.

Berbeda dengan penyedia jasa desain lainnya, Rinu fokus membidik pelaku UKM sebagai konsumen utama. Pilihan Rinu untuk fokus menggaet klien dari kalangan UKM adalah karena sulitnya menembus konsumen dari perusahaan besar (corporate).

Menurutnya, untuk mendapat proyek dari corporate biasanya harus dilakukan via tender. Dia pun harus menyiapkan presentasi semenarik mungkin untuk meyakinkan direksi perusahaan. “Berbeda dengan perusahaan besar, saya merasa lebih mudah berkomunikasi dengan konsumen dari kalangan. Apalagi saat ini banyak bermunculan pelaku usaha baru yang membutuhkan logo untuk start up bisnisnya,” katanya.

Konsumen terbesar yang minta dibuatkan logo adalah pelaku UKM sektor kuliner atau makanan. Selain itu, jenis-jenis usaha lain di antaranya tokoonline, bisnis fesyen, jasa konsultan, hingga layanan kesehatan. Rinu bisa mendapat 20—50 proyek setiap bulan.

Karena membidik sektor UKM, Rinu memasang tarif yang cukup terjangkau. Ini karena UKM biasanya tidak memiliki bujet ekstra untuk keperluan desain logo. “Biaya yang kami tawarkan mulai dari Rp250.000—Rp650.000 untuk beberapa alternatif logo,” katanya. Dari biaya tersebut, Rinu mengaku bisa mendapat margin keuntungan hingga 80%.

Ketika ditanya soal pasar bisnis desain logo, dia mengatakan persaingan berlangsung makin sengit. Banyaknya pelaku usaha yang membuat studio desain di dunia maya sedikit banyak mempengaruhi perusahaannya. Namun demikian, Rinu tetap yakin selama dia bisa bekerja cepat dan tepat, klien pasti akan loyal. Oleh karena itu, dia tak ragu untuk memberikan jaminan uang kembali. “Kalau konsumen tidak puas setelah revisi berkali-kali, uang yang telah dibayarkan akan kami kembalikan.”

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories