Friday, 17 January 2014

Isi PDSS, Baca Dulu Petunjuknya!

Sejak dibuka 6 Januari lalu, berbagai sekolah masih kesulitan mengisi laman Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Kebanyakan, kesulitan yang muncul adalah akibat pihak sekolah tidak cermat membaca petunjuk teknis pengisian PDSS yang sudah disediakan.

Sekretaris LP2MP Universitas Diponegoro (Undip), Setia Budi Sasongko, sebagai pengelola Help Desk SNMPTN 2014, mencatat ada banyak laporan kesulitan sekolah dalam mengisi PDSS. Kesulitan ini berupa masalah teknis dan non-teknis.

Menurut Setia, banyak penelepon call center SNMPTN mengajukan pertanyaan yang sebenarnya sudah ada jawabannya pada panduan pengisian PDSS di laman pdss.snmptn.ac.id.

"Namun banyak sekolah yang terburu-buru langsung menghubungi Call Centre untuk meminta bantuan. Padahal jika pihak sekolah membaca dengan cermat, semua langkah (pengisian PDSS) sudah dijelaskan di laman tersebut," kata Setia, seperti dinukil dari laman Undip, Jumat (17/1/2014).

Di antara pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa sekolah tidak bisa log in laman PDSS. Ternyata, kata Setia, penyebabnya adalah sekolah masih menggunakan ID user dan password milik kepala sekolah lama.

Sementara itu, salah kesulitan teknis yang diterima call center SNMPTN adalah ada sekolah yang tahun lalu belum lengkap mengisikan data PDSS. Dari sembilan kelas, baru empat kelas yang diisikan datanya sehingga tahun ini sekolah harus mengisikan tambahan data kelas lainnya.

Setia menjelaskan, pada awal masa pendaftaran memang belum ada fitur tambah kelas di laman PDSS. Namun, sistem sudah diperbaiki sehingga sekolah dapat menambah data kelas.

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories