Thursday, 16 January 2014

Besiswa Program Pertukaran Pemuda Muslim

Mengaku anak muda muslim berkompetensi dunia? Coba adu kualitasmu dengan mengikuti seleksi Program Pertukaran Tokoh Muda Muslim 2014 alias Muslim Exchange Program (MEP).

Program ini merupakan besutan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia. Menurut Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia, Dr David Engel, MEP membangun hubungan antarkomunitas Muslim di Australia dan Indonesia.


Program yang dibiayai oleh pemerintah Australia melalui Australia-Indonesia Institute (AII) ini diharapkan dapat membangun pengertian yang lebih dalam dan meningkatkan hubungan orang ke orang antara Australia dan Indonesia. Engel pun mendorong tokoh muda Muslim berkaliber tinggi menjadi wakil Indonesia di Australia untuk mengenal lebih jauh mengenai komunitas multikultural Australia.

"Ini adalah kesempatan yang sangat penting bagi pemuda Muslim di Indonesia untuk mempromosikan pengertian antaragama, kerja sama, toleransi dan merayakan keanekaragaman dari kedua negara dan kesamaannya. Peserta akan menjadi perwakilan internasional untuk Islam dari Indonesia," kata Engel, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya kepada Okezone, Selasa (14/1/2014).

Engel memaparkan, peserta MEP akan dibagi ke dalam dua kelompok beranggotakan lima warga Indonesia. Mereka menghabiskan dua minggu di Australia untuk berkunjung ke komunitas Muslim dan berbagai organisasi, serta berpartisipasi dalam aktivitas kebudayaan Australia. Sebaliknya, kegiatan serupa akan dijalani sekelompok pemuda Muslim Australia di Indonesia. Program ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2014.

Tahun lalu, Siti Hanifah berkesempatan menjadi peserta MEP 2013. Bersama kelompoknya, Siti mengunjungi Melbourne, Sydney dan Canberra. Dia merasakan pengalaman luar biasa dapat melihat multikultural dan Islam di Australia.

"Serta bagaimana dialog antaragama mendukung kebebasan beragama di dalam komunitas," ujar Siti.

Sejak 2002, seleksi peserta MEP berada di bawah koordinasi Universitas Paramadina. Berminat mendaftar? Simak dulu informasinya di laman Kedubes Australia untuk Indonesia atau laman Universitas Paramadina. Deadline pendaftaran Kamis, 23 Januari 2014, ya!

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories