Wednesday, 22 January 2014

5 Ritual Unik Memanggil Hujan Diberbagai Belahan Dunia


Ketika kemarau panjang terjadi maka hal yang paling diharapkan datang adalah hujan, nah diberbagai belahan negara di dunia ini ternyata ada beberapa ritual untuk memanggil hujan tentunya hal ini dilakukan dengan cara yang berbeda beda.
Nah kamu mau tahu seperti apa ritual untuk memanggil hujan diberbagai belahan dunia ini simak ulasanya berikut ini:
1. Teru teru Bozu, Jepang
RITUAL MEMANGIL HUJAN
Di Jepang ada sebuah cara yang cukup unik untuk memangil hujan dengan menggunakan sebuah boneka yang digantung didepan rumah biasa hujan akan turun, nah boneka ini sendiri bisa dikenal sebagai Teru teru Bozu. Boneka ini terbuat dari kain dengan bagian kepala berbentuk bulat. Jika ingin cepat hujan biasa orang orang Jepang mengantung boneka ini dengan posisi terbalik sebaliknya jika ingin cuaca cerah maka boneka ini digantung tidak terbalik.
2. Rain dance, Amerika
rITUAL MEMANGIL HUJAN Rain dance
The Native American rain dance merupakan suatu ritual di bagian barat daya Amerika karena selama musim panas di sana akan mengalami musim kering yang panjang. Rain dance dilakukan oleh pria dan wanita. Mereka melaksanakan ritual tersebut pada pertengahan hingga akhir Agustus, di mana waktu tersebut adalah bulan yang terkering. Mereka memakai kostum khusus dan mulai menari dengan harapan hujan turun sesuai kebutuhan.
3. Rocket festival, Thailand
ritual memangil hujan Rocket festival
Masyarakat di Tahiland punya cara unik untuk mendatangkan hujan mereka akan meluncurkan roket yang terbuat dari bambu kelangit katanya roket ini mampu membujuk membujuk Phaya Taen, dewa hujan agar menurunkan hujan tepat waktu.
4. Manten kucing, Tulungagung
Manten-kucing-Tulungagung
Masyarakat Tulungagung memiliki cara unik ketika musimkemaru tiba mereka akan mendatangkan hujan dengan cara mengawainkan kucing layaknya seperti perkawinan manusia pada umumnya. Selain dikawainkan sepasang kucing ini juga akan dimandikan di tempat bernama Coban Kromo.
5. Cowongan, Banyumas
Cowongan-Banyumas
Ritual ini dilakukan untuk meminta air hujan. Menurut kepercayaan masyarakat Banyumas, permintaan hujan dilakukan melalui Cowongan dengan bantuan bidadari. Maka dari itu ritual tersebut dilakukan oleh wanita saja. Musim kemarau sering dikhawatirkan karena mengakibatkan gagal panen. Para warga menyiapkan properti seperti siwur (gayung dari tempurung kelapa). Kemudian mereka membaca mantra.

Proud Becomes Bontangers - Our Beloved City Bontang | Small Town with Tons Memories